Sabtu, 31 Oktober 2009

garato chamando Heitor

Eu conheci alguém no ciberespaço, ele é um bom e muito agradável. Ele poderia sempre me faz rir quando nos bate-papo.

Mas, às vezes, o tempo perpedaan tornar nossas comunicações interrompidas. And it sucks! Porque o momento é muito agradável para falar com ele.

e agora, aprendi a interpretar a linguagem Português que eu entendo o que você escreve, Heitor.

Sinto saudades de você.

Kamis, 29 Oktober 2009

Highschool :)

This how all stories begin....


as the years goes by....


So many things that we share..



And now, we turn from FRIENDS into FAMILY..


Love you all guys!

Al-Izhar Pondok Labu #12

Senin, 19 Oktober 2009

Quotation



At work, At play, life has it ups and downs.


I hate my self for losing you.


I'd like to say he broke my heart.
But it was me who let him go.
It was my stupid mistake that tearing me apart


Love begin with a smile, grows with a kiss and end with teardrops.




Nobody can go back and starts a new beginning.
But anyone can starts today and make a new endings.


"I know I'm going to get my heart broken. But, I've been by his side for far too long to just let him go."



Break-up is like reading a book. When you reading a book, don't repeat reading chapter. The story will never ever change. It stays the same. Move on.

Apologizing is like white-out. It covers the mistakes, but they don't really gone.


Sometimes, tears can make the one who doesn't love you anymore, love you again.


Give up, Give in, or Give it all you've got!


"A woman is like a tea bag. You never know, how strong she is, until she gets in hot water." -Elanor Roosevelt

There is a big difference in what we long for, what we settle for and what we are meant for!

It's so hard to forget pain,
But it's even harder to remember sweetness.
We've no scar to show for happiness,
we learn a little from peace.
 

Selasa, 06 Oktober 2009

Yes, It's You

"Nikah sama gue, ya?"

"Hmm, kenapa gue harus milih lo, bukan dia?"

"Karena gue yang sekarang ada di depan lo, bukan dia."
 
".........."

"Karena gue udah nunggu lo 8 tahun , dan kalaupun gue harus nunggu 8 tahun lagi karena lo milih dia, gue gak perduli. gue akan tunggu lo. Dia akan nyakitin lo lagi, dan lo bakal dateng ke gue lagi.."
 
".........."
 
"Karena lo selalu minta gue untuk ngapus air mata yang dia sebab-in. Dan cuma gue yang bisa bikin lo ketawa setelah lo nangis ngeraung-raung karena dia."
 
"........."

"Karena cuma gue yang bilang lo bego, tanpa nyakitin perasaan lo karena lo tau, gue selalu nganggep lo cewe terkuat yang ada."
 
"Dia nggak akan nyakitin gue lagi."
 
"Lo selalu ngomong gitu."

"Iya..."
 
"Iya apa?"

"Iya gue mau jadi istri lo."

"............."

"Dia nggak akan nyakitin istri orang kan?"

Pergi

Aku suka berkhayal.
Berkhayal hal-hal indah.
Hal-hal yang ku harapkan.

Tapi kali ini, aku tidak berkhayal!
Kali ini nyata.
Kali ini bukan yang aku harapkan.
Ya aku cukup sadar untuk bilang ini bukan khayalan.
Tapi ini bukan sesuatu yang indah seperti khayalanku.

Aku menangis,
terpuruk,
terjatuh,
dan sulit bangkit kembali.

Kali ini nyata!
Benar-benar nyata.
Aku benar-bnar terpuruk kali ini.
benar-benar sulit berdiri.
Tuhan, tolong aku!

Tak ku sangka ini berat.
Tak ku sangka ini sulit.

TAPI..

Aku harus bisa!
Aku harus berubah.
Aku harus bangkit.
Aku harus menghapus airmata ini.
Aku harus melangkah ke depan.
Aku harus membiarkan semua menjadi kenangan.

Terima kasih atas segalanya.
Kamu tetap yang terbaik yang pernah ada.

Aku pergi.